Populasi dan Sampel Penelitian

Dalam postingan kali ini, penulis akan mencoba membahas Populasi dan Sampel penelitian secara singkat namun padat, harapan penulis dengan uraian yang singkat pembaca dapat memahami dengan mudah apa itu populasi dan sampel serta dapat membedakan diantara keduanya.
Perbedaan Populasi dan Sampel menurut hemat penulis harus betul-betul harus dipahami oleh para peneliti baik itu peneliti pemula maupun peneliti tingkat lanjut. Disini penulis mencoba menjelaskan populasi dan sampel dalam konteks Metodologi Penelitian tentunya secara singkat dan padat.

Populasi dan Sampel

Pengertian populasi

Pengertian populasi secara umum adalah sekumpulan mahluk hidup yang memiliki karakteristik yang sama (species yang sama), hidup dalam wilayah geografis yang sama pada waktu tertentu. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia Populasi adalah kumpulan individu sejenis yang berada pada wilayah tertentu dan pada waktu yang tertentu pula. 
Mungkin pembaca sudah pernah mendengar istilah populasi yang sedikit berbeda, memang di beberapa bidang ilmu juga menggunakan istilah ini dan pengertiannya pun sedikit berbeda tergantung pendekatan yang diambil oleh penulis contoh; Dalam kontek geografi/ demografi, populasi diistilahkan sebagai sinonim bagi penduduk, Dalam ilmu biologi, populasi diistilakan sebagai sekumpulan individu dengan ciri-ciri sama (satu spesies yang sama) yang hidup dalam tempat dan waktu yang sama.
Dalam ilmu statistika, populasi distilahkan sebagai sekumpulan data yang menjadi objek inferensi. Untuk lebih meperjelas apa itu pengertian populasi dalam ilmu statistika penulis mencoba merujuk pendapat beberapa ahli sebagai berikut ini :
Menurut Sugiyono, Populasi adalah suatu wilayah yang sifatnya general atau umum yang terdiri dari subjek ataupun objek dengan karakteristik tertentu.
Menurut Suharsimi Arikunto, Populasi adalah keseluruhan subjek penelitian atau jumlah keseluruhan dari suatu sampel yang merupakan suatu sumber data yang sangat penting.
Menurut Hadari Nawawi, Populasi adalah keseluruhan dari objek penelitian yang terdiri atas manusia, hewan, benda-benda, tumbuh-tumbuhan, peristiwa, gejala-gejala, ataupun nilai tes sebagai suatu sumber data yang memiliki karaktersitik tertentu dalam suatu penelitian
Dari definisi dan rujukan tersebut penulis dapat menyimpulkan bahwa pengertian populasi adalah suatu sekumpulan objek (bisa terdiri dari manusia, mahluk hidup lainnya, gejala, benda atau peristiwa) yang memiliki karakteristik sama, berada di tempat dan waktu yang sama juga.

Ciri-ciri Populasi

Untuk mempermudah pembaca dalam mengenali lebih lanjut apa itu populasi, maka dirasa perlu penulis menjelasakan karakteristik atau ciri-ciri populasi. Berikut ini karakteristik atau ciri-ciri populasi dalam ilmu statistika :
  1. Memiliki jumlah/ ukuran.
  2. Memilik sebaran, sebaran populasi terjadi karena dipengaruhi oleh persebaran objek tertentu, misalkan kondisi iklim dan cuaca, struktur, serta umur objek tersebut.
  3. Dapat dipengaruhi oleh komposisi genetik
  4. Terdapat dispersi.

Jenis-jenis Populasi

Selain memiliki ciri-ciri populasi juga memiliki jenis populasi. yang mana jenis populasi tersebut dapat dikasifikasikan kembali berdasarkan jumlah dan sifatnya, berikut penulis uraiakan penjelasan dari jenis populasi tersebut:

Jenis Populasi Berdasarkan Jumlah

  1. Populasi terbatas, ciri dari populasi ini sumber data yang jelas batasanya secara kuantitatif, sehingga relatif bisa dihitung jumlahnya.
  2. Populasi tak terbatas jenis populasi ini kebalikan dari populasi terbatas, jenis ini sumber data tidak bisa ditentukan jumlah batasannya sehingga relatif tidak bisa dinyatakan dalam bentuk jumlah.

Jenis Populasi Berdasarkan Sifat

  1. Populasi Homogen, merupakan populasi yang unsurnya mempunyai sifat yang sama sehingga tidak harus dipersoalkan jumlahnya secara kuantitatif. Populasi seperti ini banyak ditemukan dalam ilmu eksakta.
  2. Populasi heterogen merupakan sumber data yang unsurnya memiliki sifat yang bervariasi, sehingga harus ditetapkan batas-batasannya secara kualitatif maupun kuantitatif. Biasanya, populasi yang heterogen terjadi pada penelitian dibidang sosial dan obyeknya adalah manusia atau gejala dalam kehidupan manusia.

Faktor yang Mempengaruhi Populasi

Perubahan populasi terjadi karena ada beberapa faktor yang mempengaruhinya diantaranya adalah:
  1. Natalitas dan mortalitas, Natalitas adalah suatu kemampuan suatu populasi untuk meningkatkan jumlahnya dengan bereproduksi sedangkan mortalitas ketidak mampuan populasi dalam mempertahan ekosistemnya karena faktor tertentu.
  2. Imigrasi dan Emigrasi, Imigrasi adalah masuknya populasi baru pada wilayah tertentu sehingga bertambahnya jumlah populasi pada wilayah tersebut. Sebaliknya emigrasi adalah berkurangnya jumlah populasi yang kerepa pindahnya populasi tersebut kewilayah lain.
  3. Densitas, Densitas adalah suatu tingkat kepadatan dan penyusutan populasi yang berhubungan dengan satuan ruang atau area, hal tersebut terjadi karena adanya penyempitan dan perlusan wilayah.

Pengertian Sampel

Dalam Wikipedia, Sampel didefinisikan sebagai bagian dari populasi yang ingin diteliti, disini posisi sampel direspresentasikan sebagai pendugaan terhadap populasi, namun bukan populasi itu sendiri. maksudnya sampel diposisikan sebagai perwakilan dari populasi. untuk memperjelas apa itu sampel penulis merujuk pendapatnya para ahli terkait definisi sampel:
Menurut Sugiyono, memberikan pengertian bahwa sampel adalah sebagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi. 
Menurut Djarwanto, Sampel atau contoh adalah sebagian dari populasi yang karakteristiknya hendak diteliti.
Menurut Suharsimi Arikunto, mengatakan bahwa sampel adalah bagian dari populasi (sebagian atau wakil populasi yang diteliti).
Tujuan Pengambilan Sampel dalam Penelitian
Tujuan pengambilan sampel dalam penelitian sebenarnya sangat beragam sekali, Menurut Notoatmodjo, Kegunaan atau tujuan sampel sebagai berikut:
  1. Menghemat biaya, Biaya dapat ditekan atau dikurangi karena penelitian dilakukan pada sebagian obyek yang diteliti.
  2. Mempercepat pelaksanaan penelitian, Penelitian yang dilakukan pada sebagian obyek, membutuhkan waktu yang relatif singkat.
  3. Menghemat tenaga, Penelitian yang dilakukan pada sebagian obyek, hanya membutuhkan sedikit tenaga daripada penelitian populasi.
  4. Memperluas ruang lingkup penelitian, Penelitian yang dilakukan pada sampel, dengan waktu, tenaga, biaya yang sama, dapat dilakukan penelitian yang lebih luas ruang lingkupnya daripada melakukan penelitian pada seluruh populasi dengan waktu, tenaga dan biaya yang sama (terbatas)
  5. Memperoleh hasil yang akurat, Penelitian yang dilakukan pada populasi, jelas akan menyita sumber-sumber daya yang lebih besar, termasuk usaha analisis. Hal ini akan berpengaruh terhadap keakuratan hasil penelitian. Dengan menggunakan sampel, maka dengan usaha yang sama akan diperoleh hasil analisis yang lebih akurat.
Nurul Huda
Nurul Huda Pendapatku yang benar tapi bisa jadi salah dan pendapat selainku itu salah tapi bisa jadi benar | Orang bodoh yang masih butuh bimbingan dalam menulis dan mengarang isi konten jendelaku

Tidak ada komentar untuk "Populasi dan Sampel Penelitian"

Berlangganan via Email